Apa Itu SMD?

WONOGIRI, glesungrejo.desa.id _ Survey Mawas Diri (SMD) merupakan suatu upaya bersama yang dilakukan oleh Puskesmas dengan melibatkan peran serta masyarakat untuk bersama-sama mengidentifikasi permasalahan kesehatan di masyarakat, dan menggali potensi-potensi yang dimiliki untuk memecahkan permasalahan tersebut.

Definisi Survei Mawas Diri atau disingkat SMD adalah kegiatan pengenalan, pengumpulan dan pengkajian masalah kesehatan yang dilakukan oleh kader dan tokoh masyarakat setempat dibawah bimbingan petugas kesehatan atau perawat di desa. (Depkes RI, 2007)

Tujuan Survey Mawas Diri adalah :

  1. pengumpulan data, masalah kesehatan, lingkungan dan perilaku;
  2. Mengkaji dan menganalisis masalah kesehatan, lingkungan dan perilaku yang paling menonjol di masyarakat;
  3. Mengiventarisasi sumber daya masyarakat yang dapat mendukung upaya mengatasi masalah kesehatan;
  4. Diperoleh dukungan dari kepala desa/kelurahan dan pemuka masyarakat dalam pelaksanaan penggerakan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Siaga.

Survei Mawas Diri (SMD) sangat penting untuk dilaksanakan agar masyarakat menjadi sadar akan adanya masalah kesehatan yang sedang dihadapi, masyarakat mampu mengenal, mengumpulkan data dan mengkaji masalah yang ada dalam lingkungannya sendiri, timbulnya minat dan kesadaran untuk mengetahui masalah-masalah kesehatan dan pentingnya masalah tersebut segera diatasi, serta mampu untuk menggali sumber daya yang ada atau dimiliki. Hasil SMD Puskesmas kemudian akan menjadi dasar untuk menyusun pemecahan masalah yang dihadapi.

Senin, 27 September 2021 Para Kader Posyandu Desa Glesungrejo melaksanakan koordinasi rutin bersama Bidan Desa; Amanah Purwaningsih dengan pembahasan utama adalah SMD. Dalam kesempatan ini Bidan Desa menghadirkan Tim UPTD Puskesmas Baturetno I; Fildah Aryani, S. KM

Fildah Ayani, S. KM mengajak para kader posyandu Desa Glesungrejo untuk berlatih bersama bagaimana cara melaksanakan Surve Mawas Dini bagi masyarakat

Langkah-langkah Survey Mawas Diri (SMD)

  • Persiapan SMD

Menyusun daftar pertanyaan, Menyusun lembar observasi untuk meng-observasi rumah, halaman dan lingkungan, Menentukan kriteria responden, termasuk cakupan wilayah dan jumlah Kepala Keluarga (KK).

Dalam kesempatan ini kader posyandu melakukan uji coba dengan mengambil data 50% terlebih dahulu. Prioritas yang diambil adalah : ibu hamil, ibu yang melahirkan dari bulan jan-sep, rumah tangga yang memiliki balita baik balita sehat/ Gizi buruk dan lansia.

  • Pelaksanaan SMD

Melakukan interview atau wawancara terhadap responden, dan melakukan pengamatan terhadap rumah dan lingkungan.

  • Tindak Lanjut SMD

Meninjau kembali Pelaksanaan Survei Mawas Diri; merangkum, mengolah dan menganalisa data yang telah dikumpulkan; dan menyusun laporan SMD sebagai bahan untuk pelaksanaan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD).

  • Pengolahan Data SMD

Setelah melakukan pengolahan data, selanjutnya dibuat kesepakatan tentang :

  1. Masalah-masalah yang dirasakan oleh masyarakat;
  2. Menentukan Prioritas Masalah; dan
  3. Kesediaan masyarakat untuk ikut serta dalam menentukan pemecahan masalah.
  4. Penyajian data SMD

Meskipun kegiatan koordinasi ini usai, namun semua kader posyandu masih melanjutkan surve ini ditempat masing-masing

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan