Balita Desa Glesungrejo Masih Menjalani Imunisasi di Desa

Bidan Desa Glesungrejo; Amanah Purwaningsih sedang memberikan imunisasi pada balita

WONOGIRI, glesungrejo.desa.id _ Imunisasi anak saat pandemi Covid-19 adalah hal yang penting untuk dilakukan dengan tetap memperhatikan jadwal imunisasi, physical distancing dan sarana kesehatan yang dipilih.

Bidan Desa Glesungrejo; Amanah Purwaningsih sedang memberikan imunisasi pada balita

Perlu diketahui, hampir semua negara mengalami infeksi virus COVID-19 termasuk Indonesia. Lamanya suatu daerah terkena infeksi ini belum dapat dipastikan, meskipun diperkirakan berlangsung singkat akan tetap meningkatkan kerentanan anak terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan vaksinasi.

Mengapa Imunisasi Anak Saat Pandemi menjadi Penting?

Hampir setiap tahun ada KLB (Kejadian Luar Biasa) atau “wabah” di Indonesia, yang menyerang bayi, balita, anak, cucu, keponakan, saudara kita hingga mengalami sakit berat, cacat, bahkan meninggal.

KLB (Kejadian Luar Biasa) atau “wabah” yang pernah terjadi di Indonesia salah satunya adalah Polio pada tahun 2005 – 2006 yang mengakibatkan 351 anak Indonesia cacat lumpuh.

Mesikpun pada tahun 2014, Indonesia telah resmi dinyatakan bebas Polio oleh WHO. Namun cakupan Imunisasi rutin di Indonesia masih terbilang kurang memuaskan, dapat dilihat dari cakupan Vaksin DPT 3 dan Vaksin MR (measles & rubella) pada tahun 2019 yang tidak mencapai 90% dari target.

Pengukuran suhu badan oleh kader kesehatan Desa Glesungrejo

 

Kader kesehatan Desa Glesungrejo sedang melakukan pengukuran berat badan

 

Meskipun saat ini kondisi kasus Covid-19 telah menurun drastis, tetapi pelaksanaan imunisasi balita masih dilaksanakan di desa masing-masing. Prioritas ini dijalankan demi kebaikan bersama dan mencegah hal-hal yang tidak diinginka di masa pandemi ini.

Dari 27 sasaran, sebanyak 35 balita warga Desa Glesungrejo hadir memenuhi undangan imunisasi di Balai Desa Glesungrejo pada Sabtu, 21 Agustus 2021.

Melakukanimunisasi dasar untuk anak saat pandemi terutama vaksinasi dasar perlu diberikan, dengan memperhatikan jadwal imunisasi, physical distancing dan sarana kesehatan yang dipilih. Untuk mengurangi kunjungan berikan vaksinasi kombinasi atau pemberian vaksinasi secara bersamaan. Pemberian imunisasi tidak meningkatkan kejadian covid 19, dan tetap monitoring kejadian-kejadian lanjutan Pasca melakukan Imunisasi.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan