Belajar Bersama Teknologi Pakan Ruminansia

glesungrejo.desa.id| Teknologi pakan ternak ruminansia adalah kegiatan pengolahan bahan pakan untuk meningkatkan kualitas nutrisi dan daya cerna serta memperpanjang masa simpan. Bahkan mengubah hasil sisa pertanian yang kurang berguna menjadi produk berdaya guna.

Pakan merupakan komponen penting dalam usaha peternakan, bahkan biaya produksi lebih dari 70% digunakan untuk pakan.

Untuk ternak Ruminansia, tanaman merupakan sumber pakan hijauan yang mutlak diperlukan dan harus tersedia baik secara kuantitatif maupun kualitatif
Pengolahan bahan pakan yang dilakukan secara fisik dengan pemotongan rumput sebelum diberikan memberikan kemudahan bagi ternak untuk mengkonsumsinya.

Sedangkan pengolahan bahan pakan secara kimiawi dengan menambahkan beberapa bahan kimiawi agar dinding sel tanaman yang semula berstruktur sangat keras berubah menjadi lunak sehingga memudahkan mikroba yang hidup didalam rumen untuk mencernanya.

Rabu-Kamis, tanggal 30-31 Oktober 2019 Pemerintah Desa Glesungrejo menyelenggarakan serangkaian kegiatan Pelatihan Pembuatan Pakan Ternak. Hari pertama para peserta mendapatkan materi “Pelatihan Pengolahan Pakan Ternak Ruminansia” dari Bp. Drop Sugiyardi, A.Md (Dinas Kelautan dan Perikanan dan Peternakan Kab. Wonogiri). Sedangkan dihari yang kedua peserta pelatihan berkunjung ke “Timang Multi Farm” untuk melihat secara langsung segala aktifitas yang dilakukan dalam Pengelolaan Ternak

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran RT/RW, BPD, dan delegasi masyarakat peternak sapi dan kambing.

Peserta Pelatihan

Kepala Desa Glesungrejo; Bp. Andi Wirawan saat memberikan sambutan

“Desa Glesungrejo pada tahun ini mendapatkan bantuan dari provinsi berupa 5 alat Pemotong Pakan ternak”, tutur Kepala Desa Glesungrejo; Bp. Andi Wirawan dalam sambutannya.

Alat Pemotong Pakan Ternak; Bantuan Keuangan Provinsi

Alat pencacah rumput adalah mesin untuk mengecilkan ukuran rumput yang dapat digunakan untuk pakan ternak atau untuk memudahkan proses fermentasi pada pembuatan pupuk organik.

Atau juga dapat digunakan untuk sebagai pakan ternak yang langsung dapat dikonsumsi oleh pakan ternak seperti sapi, kambing, kuda dan sejenisnya.

Penggunaan alat pencacah rumput ini bisa digunakan untk mencacah rumput gajah atau kolonjono, atau batang jagung dan sejenisnya. atau juga bisa digunakan untuk mencacah daun jerami untuk fermentasi.

Bp. Drop Sugiyardi, Amd saat memberikan materi pelatihan
Praktik mengolah makanan ternak dibimbing oleh Bp Drop Sugiyardi, Amd

Pakan hijauan yang terdapat pada padang rumput alam pada umumnya produksinya rendah serta tidak tahan terhadap kemarau panjang. Adanya pergeseran peruntukan lahan, yaitu lahan padang rumput dialihkan untuk keperluan lain mengakibatkan luas lahan padang rumput yang semakin berkurang sehingga produksi hijauan yang dihasilkan setiap tahun semakin berkurang.

Pakan hijauan leguminosa masih sangat terbatas produksinya, karena penanaman leguminosanya sendiri masih sedikit, baik yang ditanam sebagai pagar, pembatas lahan atau galangan (pematang) sawah. Kombinasi penanaman rumput dan leguminosa sangat dianjurkan karena selain berdampak meningkatkan produksi dan kualitas hijauan juga mengurangi penggunaan pupuk.

Karena pada saat musim hujan produksi hijauan melimpah, sebaliknya dimusim kemarau semakin berkurang, maka untuk menyimpan lebih lama perlu dilakukan teknik pengolahan. Beberapa teknik pengolahan bahan pakan yang mudah dilakukan dilapangan adalah: Hay, Silase, Amoniasi, fermentasi, dll

Berikut Kegiatan-kegiatan di hari ke-2 pelatihan ini

Stok Jerami di Timang Multi Farm

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan