Pemeriksaan Jentik Berkala (PJB) Serentak di Desa Glesungrejo

Pemerintah Desa Glesungrejo pada tanggal 6 Februari 2019 menggerakkan Tim Kesehatan (Bidan Desa), segenap kader dan Perangkat Desa untuk melakukan pemeriksaan jentik berkala. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mencegah berkembang biaknya nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD), sehingga angka bebas jentik bisa di atas 95 persen. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Glesungrejo. Gerakan pemerikasaan jentik sangat penting untuk mengukur Desa Glesungrejo sudah termasuk wilayah endemis DBD atau bukan”.

Bidan Desa Glesungrejo; Amanah Purwaningsih memberikan pengarahan sebelum terjun langsung ke lokasi

Pengarahan dari Bidan Desa Glesungrejo sebagai berikut :
1. Tujuan PJB serentak diantaranya :
# Menyadarkan masyarakat bahwa ini merupakan kebutuhan pribadi
# Menyadarkan masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan
# Untuk mengantisipasi wabah Demam Berdarah

2. Teknis kegiatan ini
# Setiap petugas membawa alat, senter dan kertas
# setiap petugas diberi tugas untuk melakukan PJB ke rumah-rumah yang telah ditentukan
# lihat semua tandon air termasuk kaleng, bak baik diluar rumah maupun didalam, drum, dll. Catat jumlah tandon air yg telah
diperiksa
# edukasi bila ditemukan jentik +
# tanyakan apakah ada anggota keluarga yang mengalami panas. Catat nama, umur dan laporkan
# sarankan untuk dibawa ke tempat pelayanan kesehatan, jika perlu periksa lab

Laporkan hasil PJB
a. Nama KK yang di PJB
b. Alamat RT/ RW
c. Jumlah tandon yang diperiksa
d. Jumlah yang positif
e. Nama anggota keluarga yang panas, umur, dan sejak kapan panasnya

Laporkan bila ada tandon air yang tidak bisa ditutup dan tidak bisa dikuras

Pemeriksaan Jentik Berkala dilakukan di 3 dusun; yaitu Dusun Karangwidodo, Dusun Glesung, Dusun Gondang. Pada kesempatan ini tidak bisa semua KK diperiksa dengan berbagai pertimbangan yaitu; keterbatasan tenaga, dipilih daerah endemis, dan kasus sakit panas di wilayah tersebut.

Bersiap menuju lokasi PJB

Apapun hasilnya tidak bisa dibebankan kepada salah satu pihak, karena ini semua menjadi tanggung jawab semua pihak; keluarga untuk melakukan PSN serentak, Tokoh masyarakat, Kader Kesehatan dan semua Aparat Desa untuk tidak bosan melakukan sosialisasi betapa Demam Berdarah mengancam keselamatan kita dan pencegahan nya menjadi tanggung jawab bersama. (admin)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan